Archives

0

POLA PIKIR SEORANG PEMENANG

komen aja

Setiap orang memiliki keinginan untuk melakukan sesuatu. Tetapi mungkin mereka tidak tahu bahwa diperlukan dedikasi dan kedisiplinan untuk melakukan sesuatu. Jika kita mempunyai keinginan, maka kita harus menyatukan keinginan tersebut dengan dedikasi kita, menyatukan keinginan tersebut dengan kedisiplinan.

Apa yang kita inginkan saat ini tidak mungkin langsung terjadi. Kita harus memahami prosesnya. Yang sering kali terjadi adalah kita menetapkan tujuan, tujuan yang besar, tujuan yang tinggi, seperti anak tangga yang besar dan menjulang tinggi. Dan kita siap untuk menaikinya satu per satu. Lalu tiba-tiba terdengar bisikan dari diri kita sendiri,”Tidak mungkin aku bisa menaiki tangga sebesar dan setinggi ini, terlalu sulit dan terlalu banyak usaha yang dibutuhkan.” Akhirnya kita berbalik arah meninggalkan tangga tersebut dan tidak pernah memulainya. Ketika kita benar-benar mulai memanjat, 1 langkah di tangga yang paling dasar, terdengar juga bisikan dari diri kita,”Aduh, masih tinggi dan masih jauh dari puncaknya, aku tidak yakin bisa sampai disana.” Dan cukuplah sampai disitu saja kita melangkah. Tetapi apabila kita mengabaikan bisikan tersebut dan hanya melihat anak tangga pertama dan melakukan langkah pertama itu, tanpa melihat keatas, maka kita akan dihadapkan pada anak tangga berikutnya. Ambil langkah kedua tanpa melihat keatas lagi, maka kita dihadapkan pada anak tangga berikutnya, dan begitu seterusnya. Tanpa kita sadari berapa banyak halangan dan rintangan yang telah kita lalui, yang telah menguatkan kita, telah membawa kita pada puncak tangga.




Anda harus memahami bahwa itu tidak akan mudah. Kebanyakan orang menginginkannya dengan kemudahan dan tanpa ketidaknyamanan. Yang sering kita lakukan adalah kita merasa terlalu berat atau merasa takut, atau karena kita meragukan diri kita sendiri. Yang akhirnya membuat kita  selalu berada di zona nyaman. Yang tanpa kita sadari, keputusan seperti tidak bangun tidur lebih awal, tidak makan makanan yang bergizi, tidak mengutarakan pendapat saat meeting, bahkan tidak mencari pekerjaan; keputusan – keputusan kecil seperti itu bisa membawa kita jauh terperosok hingga akhirnya suatu hari kita berdiri didepan cermin dan berkata,” Kenapa aku hanya begini-begini aja ?”. Alasannya karena kita terlalu nyaman, terlalu terikat dengan diri kita yang saat ini. Setiap orang yang pernah melakukan sesuatu yang berharga, atau sesuatu yang sulit, sesuatu yang luar biasa, entah itu musisi ternama, bintang film terkenal, pemilik perusahaan ternama atau siapapun itu pasti menghadapi kesulitan. Tidak ada jalan yang mudah. Tidak pernah ada. Tidak mungkin.

Semua orang mempunyai masalah. Ketika kita bertanya kenapa orang lain bisa sukses dan saya tidak dan ketika kita menyerah dan melarikan diri, itu bahaya. Setiap orang memiliki jalan yang sulit. Kita harus memiliki kepercayaan pada diri sendiri, keyakinan akan diri sendiri. Keyakinan yang bukan sekedar yakin bahwa segala sesuatunya akan baik-baik saja, akan lancar-lancar saja, tetapi juga keyakinan jika sesuatu tidak berjalan dengan baik, tidak berjalan dengan lancar dan sesuatu yang ternyata tidak seperti yang kita inginkan, kita tetap akan baik-baik saja.

Kita semua melewati masa-masa sulit, mengalami depresi, melewati saat-saat dimana kita merasakan keraguan dalam hidup kita. Itulah yang membuat kita menjadi seseorang. Dan masa-masa sulit itulah yang membangun karakter kita.

Jika kita tidak memaksakan diri, kita tidak akan menemukan batasan dalam diri kita sendiri, tidak akan pernah jatuh dan tidak akan menjadi lebih baik dari diri kita yang sekarang. Tidak peduli seberapa berbakatnya diri seseorang, tidak peduli seberapa banyak pengalamannya, tidak peduli seberapa istimewanya seseorang, kita bisa mengalahkan siapa pun dalam hal apapun. Kita dapat mencapai tujuan apa pun yang kita inginkan.

Jika kita lebih konsisten daripada orang lain, kita akan memenangkan setiap perlombaan yang kita ikuti. Jauh di dalam lubuk hati, kita tahu akan menjadi seperti apa kita nantinya. Jika kita ingin menghasilkan biji atau benih yang bagus, kita harus berpikir sebagai pohonnya, bukan biji nya. Kita harus berpikir seperti orang yang kita inginkan. Pada setiap biji atau benih ada pohon didalamnya, dan keberhasilan pohon itu untuk bisa tumbuh baik atau tidak, tergantung dari benihnya. Akan menjadi seperti apa diri kita nantinya, sudah ada didalam diri kita saat ini. Dan kesuksesan kita tergantung dari dalam diri kita.

Kita semua tahu bahwa salah satu tanggung jawab kita dalam hidup ini adalah untuk mencari tahu siapa diri kita ini. Kita tidak dilahirkan hanya untuk mencari sesuap nasi, mempertahankan pekerjaan, mempertahankan jabatan, pensiun dan kemudian meninggal. Kita dilahirkan dengan talenta untuk menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik. Banyak dari kita tidak dilahirkan dan dibesarkan dalam keadaan yang ideal untuk mempersiapkan kita tumbuh berkembang. Kita tidak diposisikan di tempat yang kita butuhkan untuk mencapai keinginan kita. Sukses untuk kedepan adalah dengan membuat langkah lain memenuhi tujuan dalam hidup kita. Tidak ada yang bisa memberitahu kita apa yang mampu kita lakukan. Kita sendiri satu-satunnya yang tahu itu. Bekerjalah sesuai potensi dan bukan hanya seperempat saja.

Earl Nightingale berkata bahwa jika kita menghabiskan 1 jam untuk mempelajari bidang yang kita pilih, kita akan menjadi seorang yang benar-benar menguasai bidang itu dalam 3 tahun, menjadi ahli nasional dalam 5 tahun, dan dalam 7 tahun akan bisa menjadi salah seorang yang terbaik di dunia di bidang itu.(pic) Jika kita fokus melakukan itu, kita tidak hanya akan mengubah hidup kita, tapi juga sekitaran kita, bahkan akan bisa mengubah dunia kita sekarang. Cari tahulah bagaimana  kita bisa pintar, bukan hanya seberapa lebih pintar dari orang lain, tetapi juga dengan cara apa kita menjadi pintar, tahu apa yang kita pedulikan, nilai-nilai apa yang memotivasi kita, gaya dan perilaku kita,pola dalam pilihan kita, sehingga kita akan terus belajar semakin banyak tentang bagaimana rasanya menjadi diri kita sehingga kita dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik.



Jika kita tidak memposisikan diri sendiri, kita akan melewatkan waktu terbaik dalam hidup kita. Kita tidak menggunakan hidup kita, waktu kita, energi kita untuk usaha yang terbaik dan terbesar dari diri kita. Kita merindukan hidup kita, tujuan kita, hasrat kita, kegembiraan dan kebahagiaan kita, antusiasme kita, maka kita tanyakan diri kita,”Aku ingin jadi orang seperti apa dan melakukan hal-hal apa?”. Jika kita ingin sukses dalam hidup, jangan mencari kesuksesan. Kita harus berusaha jadi orang yang bernilai, membuat diri kita berharga. Pikiran seorang juara adalah pengejaran tanpa henti untuk selalu menang, selalu menaklukkan, selalu memikirkan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Itu semua ditanamkan dalam diri kita.

Berhentilah beralasan, jangan lagi berkata tidak punya uang, tidak punya waktu, karyawan kita tidak memadai, teknologi kita kalah dan lainnya, itu semua omong kosong. Itu semua karena kita tidak berkomitmen pada diri kita sendiri. Jika kita ingin menguasai suatu pulau, bakarlah perahunya, dan ketika pilihan kita hanya mati atau berhasil, maka kita akan cenderung berhasilTetapi kebanyakan dari kita sering memberi jalan keluar bagi diri sendiri dengan berbagai alasan, dan itulah cara kita tidak memiliki apa yang kita inginkan.



Perubahan di dunia ini akan terjadi dan sedang terjadi dengan atau tanpa kita. Waktu akan terus bergerak dengan atau tanpa kita. Setiap orang harus berurusan dengan waktu dan perubahan. Mari kita mulai dari 1 perubahan kecil dan tentunya orang lain akan mengubah cara mereka memandang kita. Ketika kita merespon kehidupan kita, kehidupan akan mulai merespon kita. Kita bisa melakukannya pada gaya hidup kita, pada karier kita, pada sisi manapun dalam hidup kita.

Apa impian kita? Impian adalah hadiah yang paling berharga. Kita bisa memberikannya untuk diri kita sendiri. Banyak orang diluar sana yang akan mencoba mencurinya dari hidup kita. Kita perlu membangun impian itu. Dengan pencapaian kecil dalam waktu yang lama, dengan satu langkah kecil untuk membangunnya dan tiba-tiba kita akan mulai melihat banyak hal berubah disekitar kita.
Impian kita hanyalah impian sampai kita memiliki rencana. Kita  dapat memimpikan jenis kehidupan yang kita inginkan, jenis perubahan yang kita inginkan, masa depan yang kita inginkan. Tetapi itu semua sampai kita bangun dan mulai merencanakan untuk bisa sampai ke sana atau itu semua akan menjadi hanyalah mimpi.

Jika ada diantara kita yang suka begadang dan bangun kesiangan serta terlambat bekerja, mungkin bisa dimulai dengan sedikit perubahan jam tidur. Setengah jam lebih awal dari biasanya. Pada waktunya nanti, kita akan sadari bahwa kita bisa lompat dari tempat tidur lebih awal dengan suasana hati yang lebih baik yang akan membuat hari-hari kita lebih baik juga dan kita akan menyelesaikan lebih banyak hal. Semuanya dimulai dengan membuat 1 perubahan kecil. Dan jika kita punya tekad, dapatkah kita melakukannya?ya atau tidak?

Ketika kita bangun besok pagi, bersiaplah untuk hari itu dan ingatkan diri kita bahwa kita adalah seseorang, bahwa kita penting, bahwa kita memiliki nilai. Dan kita dapat membuat perubahan yang akan membawa kita lebih dekat dengan masa depan kita, dengan impian kita.

Satu satunya kunci adalah perencanaan. Jika tidak memiliki rencana, maka tidak memiliki perlindungan. Sebuah rencana akan memberitahu apa yang ingin dilakukan dan apa yang tidak ingin dilakukan, apa yang harus dan tidak harus dilakukan. Semoga perjalanan kita di dunia ini akan indah dengan memiliki rencana yang jelas.


0

JANGAN PERNAH MENYERAH, SELALU ADA KEGAGALAN SEBELUM KEBERHASILAN

komen aja

Kita sering menyerah di beberapa hal dalam hidup kita, dalam berbagai kesempatan yang kita lakukan. Bahkan terkadang kita menyerah sebelum kita mulai. Dan yang paling krusial, kita cenderung menyerah tepat sebelum kita akan membuat terobosan besar.

Tetapi kita harus menyadari bahwa saat-saat tersulit kita sering menuntun kita pada saat-saat terbesar dalam hidup kita. 'Teruskanlah' harus menjadi magic word kita. Situasi yang sulit, pada akhirnya akan membuat kita menjadi kuat .



Kita seharusnya takut untuk tidak mencoba, daripada takut gagal.


Segala sesuatu itu tidak ada yang tidak mungkin, segala sesuatu itu mungkin. Selama kita hidup, kita mempunyai pilihan untuk terus berusaha dan berjuang sampai berhasil.

Kata ‘tidak’ seharusnya tidak boleh ada dalam kamus kita. Sebagai manusia, kita adalah makhluk yang diberi kelebihan oleh Sang Pencipta. Menjadi makhluk yang kuat, yang memiliki potensi tak terbatas, yang memiliki banyak hal positif dalam diri kita, yang kita sendiri sering tidak sadari.

Kita semua tentu mau untuk sukses, dan untuk sukses, jalan kita tidak akan mudah, kita akan berhadapan dengan segala macam bentuk hadangan dan hambatan, bahkan kegagalan pun juga menanti kita. Tapi, itu sifatnya hanya sementara. Jika kita terus berjuang, terus melangkah, berdiri tegap menghadapi semua itu, maka sudah bisa dipastikan hanya ada 1 kata untuk kita, SUKSES.

Jika Anda menyerah pada kekalahan ini Anda akan gagal, tetapi jika Anda terus berjalan Anda akan menjadi sukses.

Coba kita pikirkan, apakah ada alasan untuk kita menyerah ? kita punya potensi tak terbatas, kita bisa banyak belajar dan menjadi semakin kuat saat kita dihadapkan dengan segala macam rintangan, kita berhak untuk bahagia, kita berhak untuk sukses. Kegagalan merupakan hal yang biasa, kita semua pernah mengalaminya. Tapi kesuksesan adalah hal yang luar biasa.



Jadilah pribadi yang teguh pada diri sendiri, mau belajar, berpikiran terbuka, work hard and work smart, dan yang tak kalah penting, jangan menyerah pada impian kita, pada mimpi kita. Tidak peduli apa kata orang, tidak peduli orang berpikir bahwa impian kita itu mustahil, tidak peduli berapa lama waktu yang kita butuhkan. Yang terpenting kita harus membuktikan bahwa kita mampu. 

Kita harus terus menjaga pikiran kita. Jangan biarkan pikiran negatif ada di otak kita. Kita adalah mesin keberhasilan. Itulah cara kita lahir, kerja keras dan bekerja dengan cerdas adalah bahan bakar kita. Inspirasi adalah mimpi kita. Kita tidak boleh menyerah hanya karena kita mengalami hari - hari yang buruk, yang menerjang bertubi-tubi. Bertahan adalah bahasa kita, tekad dan fokus adalah senjata kita. Sederhananya, tidak peduli apapun yang terjadi, kita TIDAK BOLEH MENYERAH, kita tidak akan berhenti sampai impian kita terwujud, sampai kita mendapatkan apa yang kita inginkan.


0

MENGAPA ORANG SUKSES MAKIN SUKSES DAN ORANG GAGAL MAKIN GAGAL

komen aja

Pernahkah kita bertanya, berkata pada orang sekitar kita, atau juga mengkomentari orang lain,"wah, yang sukses makin sukses aja..sementara kita malah makin gagal terus.”
Nah, tahukah kita apa yang menjadi penyebabnya?

Coba pikirkan apa yang membedakan ketika seseorang mengambil tindakan atau tidak?
Jawabnya KEPASTIAN dan KEYAKINAN.
Ketika seseorang benar-benar percaya dengan penuh keyakinan, ketika kita benar-benar yakin bahwa “jika saya melakukan ini, saya akan mendapatkan hasil itu, dan hasil itu akan mengubah hidup saya.” Maka, kita akan melakukannya bukan ? karena itu yang akan membuat orang berhasil dan sukses.
Sebaliknya, ketika kita berpikir bahwa hal itu tidak akan berhasil, maka kita tidak akan pernah melakukannya. Ketika berada ditengah keragu-raguan atau ketidakyakinan bahwa itu akan berhasil, maka itulah yang membuat orang gagal.
Jadi, jika menurut kita itu adalah suatu keharusan, kita harus membuatnya berhasil. Jika hal itu bukan suatu keharusan bagi kita dan kita tidak yakin, maka kita tidak tahu apa yang harus kita lakukan.
Apa yang membedakan saat orang melakukan sesuatu atau tidak? Bagaimana orang melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukannya ? Itu semua terpola, seperti akar kepercayaan atau akar momentum. Seperti mengapa orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin miskin. Dan perbedaannya adalah POLA PIKIR.
Tahukah anda bahwa ada orang yang bisa berlari sejauh 1,6 km dalam waktu 4 menit ? Dia adalah Roger Bennister, yang tidak hanya berlatih fisik saja, tetapi juga merubah pola pikirnya. Ketika pola pikirnya mempercayai bahwa dia bisa, maka secara fisik dia berhasil memecahkan rekor untuk pertama kali. Setelahnya, beberapa atlet lain juga sanggup melakukannya, bahkan memecahkan rekor baru.
Lalu bagaimana pola pikir itu dibentuk?
Hal pertama yang menentukan apakah kita dapat melakukan sesuatu atau tidak adalah KEYAKINAN akan POTENSI kita. Seperti yang kita semua ketahui bahwa potensi manusia itu luar biasa dan tidak terbatas. Manusia dapat melakukan apapun yang diinginkannya. Potensi itu nyata adanya. Tapi, apakah potensi itu akan digunakan atau tidak, apakah kita yakin dengan potensi kita atau tidak, sangat berpengaruh terhadap TINDAKAN apa yang akan diambil. Walaupun kita mempunyai potensi yang tidak terbatas tapi kita tidak mengambil tindakan, maka tidak akan mendapatkan hasil. Jadi, tindakan menentukan HASIL yang akan kita dapatkan. Ironisnya, hasil itu akan mempengaruhi KEYAKINAN kita. Dan keyakinan itu mempengaruhi potensi kita.
Sebagai contoh, jika kita percaya dan yakin bahwa potensi yang ada kecil atau sedikit, maka apa yang kita lakukan? Tidak ada atau melakukan dengan sedikit usaha saja. Dan ketika kita menggunakan sedikit POTENSI dengan sedikit TINDAKAN, maka HASIL yang didapat juga sedikit (bahkan buruk), dan ketika kita mendapatkan hasil yang sedikit, KEYAKINAN kita akan semakin berkurang (semakin tidak yakin), seperti yang sering kita dengar,”Tu khan, aku sudah bilang kalau aku gak bisa, ujung-ujungnya juga gagal khan”.
Dengan terus berputarnya pola tersebut, bayangkan apa yang akan terjadi bila kita semakin tidak punya keyakinan? Tentu saja akan terperosok semakin dalam.
Dan coba bayangkan apa yang akan terjadi bila kita punya keyakinan yang besar? Misal kita yakin dalam 1 bulan outlet kita bisa mendapat omset 1 juta dan itu terjadi, maka kita akan semakin yakin kalau bulan berikutnya kita bisa mendapat omset 2 juta, lalu 3 juta, lalu 4 juta dan seterusnya…..dan dengan berjalannya waktu kita bisa mendapat omset puluhan juta dalam 1 bulan.

Itulah mengapa yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.