You Are Reading

0

MENGAPA ORANG SUKSES MAKIN SUKSES DAN ORANG GAGAL MAKIN GAGAL

komen aja

Pernahkah kita bertanya, berkata pada orang sekitar kita, atau juga mengkomentari orang lain,"wah, yang sukses makin sukses aja..sementara kita malah makin gagal terus.”
Nah, tahukah kita apa yang menjadi penyebabnya?

Coba pikirkan apa yang membedakan ketika seseorang mengambil tindakan atau tidak?
Jawabnya KEPASTIAN dan KEYAKINAN.
Ketika seseorang benar-benar percaya dengan penuh keyakinan, ketika kita benar-benar yakin bahwa “jika saya melakukan ini, saya akan mendapatkan hasil itu, dan hasil itu akan mengubah hidup saya.” Maka, kita akan melakukannya bukan ? karena itu yang akan membuat orang berhasil dan sukses.
Sebaliknya, ketika kita berpikir bahwa hal itu tidak akan berhasil, maka kita tidak akan pernah melakukannya. Ketika berada ditengah keragu-raguan atau ketidakyakinan bahwa itu akan berhasil, maka itulah yang membuat orang gagal.
Jadi, jika menurut kita itu adalah suatu keharusan, kita harus membuatnya berhasil. Jika hal itu bukan suatu keharusan bagi kita dan kita tidak yakin, maka kita tidak tahu apa yang harus kita lakukan.
Apa yang membedakan saat orang melakukan sesuatu atau tidak? Bagaimana orang melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukannya ? Itu semua terpola, seperti akar kepercayaan atau akar momentum. Seperti mengapa orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin miskin. Dan perbedaannya adalah POLA PIKIR.
Tahukah anda bahwa ada orang yang bisa berlari sejauh 1,6 km dalam waktu 4 menit ? Dia adalah Roger Bennister, yang tidak hanya berlatih fisik saja, tetapi juga merubah pola pikirnya. Ketika pola pikirnya mempercayai bahwa dia bisa, maka secara fisik dia berhasil memecahkan rekor untuk pertama kali. Setelahnya, beberapa atlet lain juga sanggup melakukannya, bahkan memecahkan rekor baru.
Lalu bagaimana pola pikir itu dibentuk?
Hal pertama yang menentukan apakah kita dapat melakukan sesuatu atau tidak adalah KEYAKINAN akan POTENSI kita. Seperti yang kita semua ketahui bahwa potensi manusia itu luar biasa dan tidak terbatas. Manusia dapat melakukan apapun yang diinginkannya. Potensi itu nyata adanya. Tapi, apakah potensi itu akan digunakan atau tidak, apakah kita yakin dengan potensi kita atau tidak, sangat berpengaruh terhadap TINDAKAN apa yang akan diambil. Walaupun kita mempunyai potensi yang tidak terbatas tapi kita tidak mengambil tindakan, maka tidak akan mendapatkan hasil. Jadi, tindakan menentukan HASIL yang akan kita dapatkan. Ironisnya, hasil itu akan mempengaruhi KEYAKINAN kita. Dan keyakinan itu mempengaruhi potensi kita.
Sebagai contoh, jika kita percaya dan yakin bahwa potensi yang ada kecil atau sedikit, maka apa yang kita lakukan? Tidak ada atau melakukan dengan sedikit usaha saja. Dan ketika kita menggunakan sedikit POTENSI dengan sedikit TINDAKAN, maka HASIL yang didapat juga sedikit (bahkan buruk), dan ketika kita mendapatkan hasil yang sedikit, KEYAKINAN kita akan semakin berkurang (semakin tidak yakin), seperti yang sering kita dengar,”Tu khan, aku sudah bilang kalau aku gak bisa, ujung-ujungnya juga gagal khan”.
Dengan terus berputarnya pola tersebut, bayangkan apa yang akan terjadi bila kita semakin tidak punya keyakinan? Tentu saja akan terperosok semakin dalam.
Dan coba bayangkan apa yang akan terjadi bila kita punya keyakinan yang besar? Misal kita yakin dalam 1 bulan outlet kita bisa mendapat omset 1 juta dan itu terjadi, maka kita akan semakin yakin kalau bulan berikutnya kita bisa mendapat omset 2 juta, lalu 3 juta, lalu 4 juta dan seterusnya…..dan dengan berjalannya waktu kita bisa mendapat omset puluhan juta dalam 1 bulan.

Itulah mengapa yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.

0 comments:

Posting Komentar